Cilegon – Perguruan Pencak Silat Bandrong Banten Indonesia (PPSBBI) resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP), DPW, dan DPD kabupaten/kota untuk masa bakti 2025–2030. Dalam pelantikan tersebut, H. Asep Sowfatulloh resmi dipercaya memimpin DPP PPSBBI.
Pelantikan akbar yang digelar di Hotel The Royal Krakatau, Kota Cilegon, Sabtu, (28/12/2025). Turut dihadiri Wakil Gubernur Banten Ahmad Dimyati Natakusumah, Anggota DPR RI Furtasan Ali Yusuf, Ketua IPSI Provinsi Banten Ajat Sudrajat, Tokoh Pencak Silat, Tokoh Ulama dan Kyai, serta perwakilan Bandrong dari berbagai daerah.
Usai pelantikan, Ketua Umum DPP PPSBBI H. Asep Sofwatulloh menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal tanggung jawab besar untuk memajukan Bandrong sebagai organisasi persilatan dan penjaga warisan budaya bangsa.
“Pelantikan ini menjadi titik awal untuk menata kembali arah organisasi secara lebih terstruktur. Kami menekankan pentingnya soliditas organisasi, pembinaan atlet muda secara berkelanjutan, serta penguatan nilai-nilai luhur pencak silat,” kata H. Asep Sofwatulloh.
H. Asep menegaskan bahwa kepengurusan periode ini masih berada pada tahap pengembangan, seiring proses transisi kepemimpinan di penghujung tahun. Ia mengaku optimis Bandrong mampu melahirkan prestasi dan semakin dikenal, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Harapan kami, Bandrong tidak hanya eksis sebagai perguruan pencak silat, tetapi juga sebagai organisasi yang konsisten menjaga marwah budaya dan nilai-nilai persilatan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana H. Joni Syuhada, mengatakan bahwa pelantikan akbar DPP PPSBBI masa bakti 2025-2030 ini sebagai momentum penting untuk memperkuat persatuan dan soliditas organisasi.
“Semoga dengan terpilihnya H. Asep Sofwatulloh sebagai Ketua DPP, Bandrong semakin sukses, semakin solid, dan terus menjadi yang terbaik sesuai dengan yel-yel kita, ‘Aje Kendor Tetap Semangat, Bandrong Tetap Bandrong’,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh keluarga besar Bandrong Banten Indonesia senantiasa menjaga persatuan, kekompakan, serta mempererat tali silaturahmi antar anggota.
“Pelantikan ini sekaligus menegaskan komitmen Perguruan Persilatan Bandrong Banten Indonesia untuk terus berperan aktif dalam pelestarian budaya, pembinaan generasi muda, serta memperkuat eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa di tingkat daerah maupun nasional,” pungkasnya. (Dhe/Red).

