Perkuat Akses Pelabuhan Warnasari, PT PCM Teken MoU dengan KSP dan KBS

Perkuat Akses Pelabuhan Warnasari, PT PCM Teken MoU dengan KSP dan KBS

Cilegon – PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) menandatangani perjanjian kerja sama (MoU) dengan PT Krakatau Sarana Properti (KSP) dan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) sebagai langkah strategis memperkuat pengembangan sektor kepelabuhanan di Kota Cilegon.

Kesepakatan tersebut melibatkan PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) dengan PT Krakatau Sarana Properti (KBS) terkait penggunaan akses Jalan Kawasan Industri Krakatau I Cilegon.

Selain itu, dilakukan pula penandatanganan kerja sama antara PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) dan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) mengenai rencana pendayagunaan aset milik PT Pelabuhan Cilegon Mandiri serta kolaborasi jasa kepelabuhanan lainnya.

Walikota Cilegon Robinsar menegaskan, penandatanganan tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Cilegon dan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang telah disepakati sebelumnya.

Menurutnya, kerja sama ini difokuskan pada optimalisasi potensi lahan dan aset milik BUMD, termasuk kawasan Warnasari, guna menjawab kebutuhan pelabuhan dan kawasan industri yang terus meningkat.

“Kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari MoU, terutama terkait potensi lahan yang dimiliki BUMD. Ke depan, kebutuhan pelabuhan dan kawasan industri akan semakin tinggi, sehingga seluruh aset harus kita optimalkan,” ujar Robinsar.

Ia menegaskan, kepemilikan aset tetap berada di bawah Pemerintah Kota Cilegon. Kerja sama yang dibangun sebatas pada aspek pemanfaatan agar aset menjadi lebih produktif dan mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah.

“Asetnya tetap atas nama pemerintah. Tinggal bagaimana pemanfaatannya kita optimalkan supaya produktif,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelabuhan Cilegon Mandiri, Muhammad Willy, menyampaikan bahwa penandatanganan ini mencakup kerja sama akses Pelabuhan Warnasari serta kolaborasi kepelabuhanan sebagai langkah awal pembangunan pelabuhan.

Ia menyebut, seluruh proses tersebut merupakan bagian dari kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Cilegon dan Krakatau Group.

“Ini adalah wujud kolaborasi. Dalam dunia bisnis saat ini, pengembangan sangat memungkinkan dilakukan melalui kolaborasi. Ini menjadi langkah awal PT PCM untuk membangun pelabuhan. Secara teknis, kami belum merinci detail pengembangan. Namun, lahan yang akan digunakan telah melalui proses kerja sama dan disetujui untuk dimanfaatkan sesuai ketentuan,”

Menurutnya, Kehadiran pelabuhan baru ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang luas, baik bagi perusahaan, pemerintah daerah, maupun masyarakat. Selain membuka peluang investasi dan memperkuat ekosistem industri, proyek ini juga diproyeksikan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nantinya digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik.

“Kami berharap melalui kesepakatan bersama ini, Pemerintah Kota Cilegon dalam pengelolaan aset daerah dan pengembangan jasa kepelabuhanan dapat berjalan secara terintegrasi, profesional, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan,” pungkasnya. (Dhe/Red).

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *