Jelang Mudik Lebaran 2026, Pertamina Pastikan Stok BBM di Banten Aman

Jelang Mudik Lebaran 2026, Pertamina Pastikan Stok BBM di Banten Aman

Cilegon – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menggelar sosialisasi Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2026 wilayah Banten secara daring bersama insan media, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan ini bertujuan menyampaikan kesiapan Pertamina dalam memastikan kelancaran pasokan energi menjelang puncak arus mudik dan arus balik Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.

Sosialisasi tersebut dihadiri Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB Susanto August Satria, Sales Area Manager (SAM) Retail Banten Agung Kaharesa Wijaya, serta Fuel Terminal (FT) Manager Tanjung Gerem Muhammad Sori.

Sales Area Manager Retail Banten, Agung Kaharesa Wijaya, menyampaikan bahwa mobilisasi kendaraan menuju wilayah Banten selama periode Ramadan dan Idulfitri diproyeksikan meningkat signifikan dibandingkan periode libur Natal dan Tahun Baru sebelumnya.

“Pada periode Ramadan dan Idulfitri tahun ini, pergerakan kendaraan menuju wilayah Banten diperkirakan meningkat sekitar 28,9 persen. Hal ini karena Banten menjadi salah satu jalur utama arus mudik dan arus balik Lebaran, khususnya di kawasan Merak–Cilegon,” ujar Agung.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pertamina menyiapkan berbagai layanan tambahan guna mendukung kenyamanan pemudik. Di antaranya penyediaan 210 SPBU yang beroperasi 24 jam, Serambi MyPertamina di KM 43, layanan 13 titik motorist di rest area, 11 unit mobile tangki storage, dua titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, serta berbagai program promosi melalui aplikasi MyPertamina.

Sementara itu, Fuel Terminal Manager Tanjung Gerem, Muhammad Sori, menjelaskan bahwa wilayah Banten menjadi perhatian khusus karena memiliki aktivitas tinggi di jalur pelabuhan penyeberangan serta kawasan wisata selama musim mudik.

Menurutnya, Pertamina telah menyiapkan skema distribusi Reguler, Alternatif, dan Emergency (RAE) untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap terjaga secara optimal.

“Distribusi energi tetap berjalan aman meskipun terdapat potensi kendala cuaca. Untuk proyeksi kebutuhan, konsumsi gasoline diperkirakan meningkat sekitar 19 persen, sementara gasoil diprediksi turun sekitar tiga persen. Stok BBM tetap dalam kondisi aman,” kata Sori.

Ia menambahkan, Pertamina juga menyiapkan skema alih suplai bersama Integrated Terminal (IT) Jakarta apabila diperlukan. Selain itu, dukungan operasional juga disiapkan melalui mobil storage di KM 43 dan KM 71 serta layanan motorist di kawasan Pelabuhan Merak guna memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi.

Di kesempatan yang sama, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria menegaskan bahwa Pertamina berkomitmen menjaga keandalan distribusi energi selama masa mudik Lebaran.

“Pasokan BBM dari Fuel Terminal Tanjung Gerem dipastikan dalam kondisi aman dan penyalurannya berjalan lancar tanpa kendala signifikan, termasuk melalui jalur pipa. Pertamina terus menjaga ketahanan energi untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Kami mengimbau masyarakat agar bijak dalam menyikapi informasi dan tidak melakukan panic buying, karena stok BBM dan LPG di wilayah Banten dalam kondisi aman,” tegasnya. (Dhe/Red).

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *