Polisi dan jajaran pemerintah daerah resmikan jembatan merah putih presisi nusantara di Pabuaran kabupaten Serang (Rasyid/ReportaseBanten)
SERANG – Jembatan Merah Putih Presisi Nusantara di Kampung Pasar Sore, RT 02/RW 08, Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, diresmikan pada Kamis (13/8/2026).
Adapun infrastruktur yang dibangun melalui dukungan Polri itu diharapkan memperlancar mobilitas warga sekaligus meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.
Kapolsek Pabuaran, AKP Dulhak mengatakan peresmian berlangsung sekitar pukul 09.15 WIB. Acara dihadiri Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Serang M. Lutfi Andrian, perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Serang Irwan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang Aber Nurhadi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, jajaran Polresta Serang Kota, para kepala desa se-Kecamatan Pabuaran, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Kata dia, rangkaian kegiatan diawali registrasi undangan, dilanjutkan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan panitia, sambutan para pejabat, penyaluran bantuan sosial dan tas kepada masyarakat, peresmian jembatan, foto bersama, peninjauan lokasi, hingga ramah tamah.
Ketua BPD Desa Pabuaran, Bunyamin, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Kapolri, dan seluruh pihak yang mendukung pembangunan jembatan tersebut.
“Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden dan Bapak Kapolri beserta seluruh pihak yang telah memberikan perhatian dan kepedulian dengan membangun Jembatan Merah Putih Presisi Nusantara di Kampung Pasar Sore, Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran,” ucapnya.
Menurut dia, keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi Nusantara menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat karena menghubungkan dua kampung yang selama ini dipisahkan oleh hambatan akses.

Kapolresta Serang kota, Kombes Pol Yudha Satria bersama jajaran pemerintah daerah dan warga Pabuaran usai peresmian jembatan merah putih (Rasyid/ReportaseBanten).
Ia mengatakan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar aktivitas sehari-hari.
“Rasa syukur atas terlaksananya program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Nusantara melalui dukungan Polri. Dengan adanya jembatan ini, masyarakat kini memiliki penghubung antara dua kampung,” sampainya.
Kapolresta Serang Kota, Kombes Pol Yudha Satria, berkata pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat yang tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga lewat pembangunan infrastruktur yang memiliki nilai manfaat.
Menurut Yudha, jembatan itu diharapkan mempercepat mobilitas warga, membuka akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, serta pusat-pusat ekonomi masyarakat.
“Pembangunan dan peresmian Jembatan Merah Putih Presisi ini bukan hanya menjadi sebuah pembangunan infrastruktur secara fisik, tetapi juga merupakan wujud nyata semangat gotong royong, kepedulian, dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan.
Yudha mengajak masyarakat menjaga dan merawat jembatan tersebut agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. “Infrastruktur yang dibangun dengan semangat kebersamaan merupakan aset bersama yang harus dijaga keberlanjutannya,” tutrunya.
Sementara, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas mengatakan Pemerintah Kabupaten Serang mengapresiasi jajaran Polri, khususnya Polresta Serang Kota, yang telah berkontribusi dalam pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi.
Najib bilang, jembatan itu bukan hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan begitu, Najib berharap keberadaan jembatan dapat memperlancar akses masyarakat Kecamatan Pabuaran dan sekitarnya, sekaligus mendorong peningkatan aktivitas di bidang pendidikan, kesehatan, sosial dan perekonomian.
“Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas warga, meningkatkan akses terhadap pusat pendidikan, kesehatan, dan perekonomian,” terangnya.
Ia juga menegaskan, pemerintah daerah tetap berkomitmen meningkatkan pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, ia mengajak warga ikut menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Kepada masyarakat Kecamatan Pabuaran, saya mengajak untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini. Infrastruktur yang telah dibangun dengan semangat kebersamaan merupakan aset bersama yang harus dijaga keberlanjutannya,” pungkasnya.
Usai peresmian di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan mengikuti peresmian Jembatan Merah Putih secara daring bersama Presiden Republik Indonesia. Acara terpusat di Jalan Bayah-Cikotok, Kampung Bayah Satu, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, dan dihadiri Kapolri, Wakapolri, serta pejabat utama Mabes Polri.
Sehingga, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Setelah acara selesai, Kapolresta Serang Kota beserta para tamu undangan meninggalkan lokasi.

