Baznas Cilegon Dukung Pelatihan Pemulasaran Jenazah di KelurahanCiwaduk

Baznas Cilegon Dukung Pelatihan Pemulasaran Jenazah di KelurahanCiwaduk

Cilegon – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan umat dengan mendukung Pelatihan Pemulasaran Jenazah yang diselenggarakan Pemerintah Kelurahan Ciwaduk, Selasa, (30/06/2026).

Pelatihan bertema “Tingkatkan Kapasitas Pemandi Jenazah untuk Mewujudkan Cilegon Juare”, yang diikuti 30 peserta dari berbagai lingkungan di Kelurahan Ciwaduk.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Cilegon Maman Herman, Wakil Ketua II Baznas Kota Cilegon Habibi Abfat, Lurah Ciwaduk Nurul Hadiyati, tokoh masyarakat, serta para peserta pelatihan.

Wakil Ketua II Baznas Kota Cilegon, Habibi Abfat, mengatakan profesi pemandi jenazah bukan sekadar tugas sosial, melainkan ibadah yang memerlukan pengetahuan, keikhlasan, serta tanggung jawab besar dalam menjalankan syariat Islam.

“Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kelurahan Ciwaduk yang telah menginisiasi kegiatan ini. Menjadi pemandi jenazah adalah tugas yang sangat mulia dan tidak semua orang mampu menjalankannya. Peserta yang hadir hari ini merupakan orang-orang yang memiliki kepedulian tinggi untuk mengabdikan diri dalam pelayanan umat,” ujarnya.

Menurut Habibi, dukungan Baznas terhadap pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen meningkatkan kualitas pelayanan umat melalui penyelenggaraan pemulasaran jenazah yang sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

Ia menjelaskan, pelatihan ini memiliki tiga tujuan utama, yakni meningkatkan pemahaman bahwa pemulasaran jenazah merupakan bagian dari ibadah yang harus dilakukan berdasarkan ilmu, menyamakan standar tata cara pemulasaran sesuai syariat Islam, serta memberikan sertifikat kompetensi sebagai bentuk legalitas bagi para pemandi jenazah.

“Kami berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi kelurahan lain di Kota Cilegon. Semakin banyak pemandi jenazah yang kompeten, maka pelayanan sosial dan keagamaan kepada masyarakat akan semakin berkualitas, sejalan dengan visi mewujudkan Cilegon Juare,” katanya.

Sementara itu, Camat Cilegon Maman Herman menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Baznas Kota Cilegon dengan Pemerintah Kelurahan Ciwaduk yang dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat pelaksanaan fardhu kifayah di lingkungan.

“Pemandi jenazah memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, kami berharap pelatihan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang memiliki kompetensi dalam pemulasaran jenazah,” tuturnya.

Di sisi lain, Lurah Ciwaduk Nurul Hadiyati mengungkapkan bahwa pelatihan tersebut lahir dari kebutuhan nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, jumlah pemandi jenazah yang telah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi masih jauh dari kebutuhan ideal.

“Alhamdulillah, kegiatan ini merupakan inisiatif Pemerintah Kelurahan Ciwaduk untuk meningkatkan kapasitas pemandi jenazah. Saat ini baru 43 orang yang terdata sebagai pemandi jenazah dan menerima honorarium, sehingga jumlah tersebut masih belum mencukupi,” ujarnya.

Nurul menjelaskan, Kelurahan Ciwaduk memiliki 26 RT. Idealnya, setiap RT memiliki sedikitnya tiga orang pemandi jenazah yang terlatih agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal. Namun, hingga saat ini kebutuhan tersebut baru terpenuhi sekitar 50 persen.

Ia berharap pelatihan pemulasaran jenazah dapat menjadi agenda rutin setiap tahun agar semakin banyak warga yang memiliki kemampuan sesuai standar, baik dari sisi teknik maupun pemahaman syariat.

“Kami ingin masyarakat yang selama ini membantu proses pemulasaran jenazah memiliki bekal ilmu dan keterampilan yang benar. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat akan semakin profesional, berkualitas, dan sesuai dengan tuntunan agama,” pungkasnya. (Dhe/Red).

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *