Cilegon – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Cilegon resmi menunda pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) hingga adanya putusan hukum berkekuatan tetap (inkrah).
Keputusan tersebut disampaikan Ketua DPC PPP Kota Cilegon, H. Sahruji, dalam Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) II yang digelar di Kantor DPC PPP Kota Cilegon, Minggu, (07/06/2026).
H Sahruji menegaskan penundaan dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian terhadap proses hukum yang masih berjalan serta tahapan organisasi di tingkat wilayah.
“Pelaksanaan Muscab kami usulkan setelah putusan pengadilan inkrah, dan secara hierarki organisasi juga menunggu Musyawarah Wilayah (Muswil). Setelah tiga bulan baru Muscab dapat dilaksanakan,” katanya.
Sahruji menjelaskan, keputusan tersebut juga mempertimbangkan dinamika organisasi di tingkat provinsi yang masih menjalankan agenda Mukerwil, sehingga seluruh proses di daerah wajib mengikuti ketentuan AD/ART partai.
“Seluruh proses organisasi harus berjalan sesuai AD/ART dan peraturan partai yang berlaku agar tidak terjadi pelanggaran prosedural,” jelasnya.
Sahruji mengakui kepengurusan DPC PPP Kota Cilegon saat ini masih sah berdasarkan Surat Keputusan (SK) DPP yang ditandatangani Ketua Umum Suharso Monoarfa dan Sekretaris Jenderal Arwani Thomafi.
“SK ini masih berlaku sampai November 2026 dan saya masih menjalankan amanah organisasi sesuai ketentuan yang ada,” tegasnya.
Ia memastikan roda organisasi tetap berjalan normal, meskipun ditengah masa transisi kepengurusan dipusat.
“Tidak ada masa transisi, semua kegiatan partai tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Menurutnya, Mukercab II tersebut dihadiri seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 8 kecamatan di Kota Cilegon, yang menunjukkan soliditas kader di tingkat bawah.
“Ini bukti kekompakan dan kebersamaan kader PPP Cilegon. Semua pengurus PAC delapan Kecamatan hadir,” katanya.
Sahruji mengungkapkan bahwa capaian PPP Cilegon yang meraih lima kursi legislatif merupakan hasil kerja keras seluruh kader.
“Keberhasilan ini adalah hasil perjuangan bersama, bukan kerja individu,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh kader PPP Kota Cilegon untuk terus menjaga stabilitas internal partai di tengah dinamika internal yang ada.
“Yang penting menjaga kekompakan dan memastikan PPP Cilegon tetap jaya dan solid,” ujarnya.
“Silakan jika ingin debat publik dengan saya. Saya siap adu data dengan siapa pun. Saya tantang debat publik secara terbuka,” pungkasnya. (Dhe/Red).

